Peta belajar coding ini mengurutkan semua tutorial teknis di Afapedia Studio dari fondasi ke tingkat lanjut: Git dan database, lalu Laravel dan API, kemudian performa dan fitur real-time, deploy dan keamanan, dan terakhir arsitektur. Kalau kamu developer web, terutama yang memakai Laravel, ikuti urutannya. Kalau kamu sudah berpengalaman, lompat ke bagian yang sedang kamu butuhkan.
Belum pernah coding sama sekali? Mulai dari roadmap belajar coding dari nol, lalu kembali ke halaman ini.
1. Fondasi yang Dipakai Setiap Hari
- Git untuk pemula: commit, branch, merge, GitHub, dan cara membatalkan kesalahan.
- Belajar database untuk pemula: tabel, JOIN, GROUP BY, index, dan transaksi.
- Setup VS Code: pengaturan, extension, dan shortcut yang menghemat waktu.
2. Laravel dan API
- Laravel 12 best practices: controller tipis, Form Request, Eloquent tanpa N+1, queue, dan test.
- Design pattern untuk Laravel: action, strategy, event, pipeline, dan DTO, plus kapan berlebihan.
- REST API dengan Laravel Sanctum: token untuk mobile dan cookie untuk SPA.
- GraphQL vs REST API: memilih bentuk API sesuai kebutuhan.
- TypeScript untuk Laravel developer: mengetik respons API di frontend.
3. Performa dan Data
- MySQL performance tuning: EXPLAIN, composite index, dan pola query yang boros.
- Redis cache di Laravel: cache-aside, invalidasi, dan mencegah cache stampede.
4. Fitur Real-time dan Integrasi
- Laravel Reverb: notifikasi, chat, dan dashboard real-time tanpa layanan berbayar.
- Chatbot WhatsApp dengan PHP: webhook resmi, membalas pesan, dan alur menu.
- Microservice dengan FastAPI: layanan Python yang dipanggil dari Laravel.
5. Deploy dan Keamanan
- Docker untuk Laravel: environment yang sama di semua laptop tim.
- Deploy Laravel ke VPS Ubuntu: Nginx, PHP-FPM, SSL gratis, queue worker, dan skrip deploy.
- OWASP Top 10 untuk Laravel: celah paling umum beserta perbaikannya, wajib dibaca sebelum rilis.
6. Arsitektur dan Kerja Tim
- SaaS multi-tenant dengan Laravel: satu aplikasi, banyak pelanggan, data terpisah aman.
- Studi kasus CMS Afapedia Studio: keputusan arsitektur nyata di balik situs ini.
- Git Flow vs trunk-based development: strategi branch untuk tim.
7. Frontend, Runtime, dan Mobile
- Next.js untuk backend developer: App Router dan Server Components dari sudut pandang backend.
- Tailwind CSS v4: perubahan utama dan cara migrasi dari v3.
- Bun vs Node.js: kapan layak pindah runtime.
- Flutter vs React Native untuk proyek: perbandingan untuk keputusan tim dan bisnis.
Tools Developer Gratis
- Format JSON, Generator UUID, dan Encode/Decode Base64 & URL untuk debugging harian.
- Generator Password untuk password database dan API key.
Jalur Cepat Belajar Coding untuk Proyek Siap Production
- Git, lalu Laravel 12 best practices.
- Bangun satu aplikasi dengan autentikasi dan test.
- Periksa dengan checklist OWASP Top 10.
- Deploy ke VPS dan pasang HTTPS.
- Pantau query lambat, tambahkan index atau cache bila perlu.
Ingin memakai AI untuk mempercepat semua tahap di atas? Lihat bagian developer di panduan lengkap AI untuk kerja.