Topik skripsi IT yang baik memenuhi empat syarat: masalahnya nyata dan bisa dijelaskan dalam satu kalimat, datanya bisa kamu peroleh, ruang lingkupnya cukup kecil untuk selesai dalam satu semester, dan sesuai dengan keahlian dosen pembimbing yang tersedia. Topik yang terdengar paling canggih sering justru gagal di syarat kedua dan ketiga.

Empat Kriteria Topik Skripsi IT

KriteriaPertanyaan uji
Masalah nyataSiapa yang mengalami masalah ini, dan apa buktinya?
Data tersediaDari mana datanya? Apakah izin aksesnya sudah jelas?
Ruang lingkup terkendaliApakah bisa dikerjakan sendiri dalam 4 sampai 6 bulan?
Pembimbing sesuaiApakah ada dosen yang menguasai bidang ini?

Sumber Ide yang Paling Bisa Dikerjakan

  • Tempat magang atau kerja praktik. Masalah operasional nyata, data ada, dan ada pengguna yang bisa diwawancarai.
  • UMKM, sekolah, atau organisasi di sekitarmu. Misalnya sistem antrean klinik, pencatatan stok toko, atau absensi sekolah.
  • Penelitian dosen. Bergabung dengan proyek dosen sering memberi akses data dan bimbingan yang lebih terarah.
  • Dataset publik seperti Satu Data Indonesia, data BPS, Kaggle, atau dataset bahasa Indonesia untuk pemrosesan teks.
  • Bagian "saran penelitian selanjutnya" di jurnal atau skripsi terbaru.

Contoh Judul per Bidang

Rekayasa perangkat lunak

  • Rancang Bangun Sistem Reservasi Klinik Gigi Berbasis Web dengan Notifikasi WhatsApp (Studi Kasus: Klinik X)
  • Evaluasi Usability Aplikasi Kasir UMKM Menggunakan System Usability Scale

Data dan kecerdasan buatan

  • Klasifikasi Sentimen Ulasan Aplikasi Transportasi Online Berbahasa Indonesia Menggunakan IndoBERT
  • Prediksi Permintaan Stok Bahan Baku Kedai Kopi dengan Metode Time Series

Jaringan dan keamanan

  • Analisis Kerentanan Aplikasi Web Sistem Informasi Akademik Berdasarkan OWASP Top 10
  • Implementasi dan Pengujian Autentikasi Dua Faktor pada Sistem Informasi Sekolah

Sistem informasi

  • Perancangan Dashboard Monitoring Penjualan untuk Pengambilan Keputusan pada Toko Y
  • Analisis Penerimaan Aplikasi Pembayaran QRIS pada Pedagang Pasar Menggunakan Model TAM

Judul di atas adalah pola, bukan untuk disalin. Ganti studi kasusnya dengan tempat yang benar-benar bisa kamu akses.

Uji Kelayakan dalam Satu Minggu

  1. Hari 1 sampai 2: cari 10 jurnal atau skripsi dengan topik serupa. Catat metode, data, dan celah yang belum dibahas.
  2. Hari 3: hubungi tempat studi kasus, pastikan izin data atau wawancara.
  3. Hari 4: tulis rumusan masalah dalam 1 sampai 3 kalimat dan tujuan penelitian yang terukur.
  4. Hari 5: buat prototipe kecil. Untuk topik aplikasi, satu fitur inti; untuk topik data, coba bersihkan dan latih model sederhana pada sampel data.
  5. Hari 6 sampai 7: diskusikan dengan calon pembimbing, bawa hasil hari 1 sampai 5.

Kalau satu langkah macet total, misalnya data tidak bisa didapat, lebih baik ganti topik sekarang daripada di bulan ketiga.

Memakai AI Saat Mencari Topik

AI berguna untuk curah pendapat dan menguji ide, misalnya: "Saya punya akses ke data penjualan toko bangunan selama 2 tahun. Beri 5 ide topik skripsi sistem informasi yang realistis untuk satu semester, beserta risikonya." Tetap cari literatur sendiri, karena AI bisa menyebut penelitian yang tidak ada. Aturan pemakaiannya ada di AI untuk mahasiswa: cara pakai yang benar.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Topik terlalu luas, misalnya "Sistem Informasi Rumah Sakit". Pilih satu proses, seperti pendaftaran pasien rawat jalan.
  • Mengikuti tren tanpa data, misalnya topik deep learning tanpa dataset berlabel yang cukup.
  • Studi kasus yang tidak bisa diakses, sehingga data dan pengujian pengguna mustahil dilakukan.
  • Mengabaikan kemampuan sendiri. Topik yang memakai bahasa atau framework yang belum pernah kamu pakai menambah risiko keterlambatan.

Langkah Berikutnya

Skripsi yang dikerjakan dengan baik bisa menjadi proyek utama di portfolio. Lihat caranya di cara bikin portfolio developer. Tools pendukung riset ada di 10 tools AI gratis untuk mahasiswa.